Email Kami cs@rapiya.org
HP / WA 0812 2049 2716
Donasi

Hikmah Ibadah Qurban

Waktu begitu cepat berlalu, kini telah memasuki bulan Dzulhijjah yang menandakan bahwa Hari Raya Idul Adha 1440 H akan segera tiba.

Adapun Al-Udhiyyah atau Qurban adalah sesuatu yang disembelih dari binatang ternak berupa Kambing, Sapi & Unta dengan tujuan untuk menjadi dekat dengan kasih sayang Allah Subhanahu Wata’ala. Perintah berkurban telah diturunkan oleh Allah Swt melalui firman-Nya.

“Maka dirikanlah shalat karena Rabbmu dan berkurbanlah (sebagai ibadah yang mendekatkan diri pada Allah)” (Qs. Al-kautsar: 2)

Segala bentuk perintah yang Allah serukan kepada kita sebagai umatnya akan selalu mengandung hikmah yang luar biasa. Bukankah begitu? yaaa, begitulah perintah berqurban yang didasari dari kisah Nabi Ibrahim dan anaknya Nabi Ismail. Ibadah Qurban menghidupkan ajaran Nabi Ibrahim yang ketika itu Allah memerintahkan beliau untuk menyembelih anak tercintanya sebagai tebusan ketika hari Idul Adha.

Begitu besar kesabaran Nabi Ibrahim dan Ismail ‘alaihisalaam hingga menghasilkan ketaatan pada Allah dan menunjukan bahwa kecintaannya pada Allah  melebihi cinta pada diri sendiri. Pengorbanan yang dijalankan dengan penuh ikhlas menyebabkan lepasnya cobaan sehingga Ismail digantikan oleh Allah dengan seekor domba. Jika setiap dari kita mengingat  kisah ini, bukankah kita harus meneladaninya? Hikmah yang paling bisa kita teladani adalah tentang lapangnya keikhlasan dan ketundukan Nabi Ibrahim & Nabi Ismail terhadap perintah Allah Ta’Ala.

Hikmah-hikmah lainnya yang bisa kita dapatkan dari ibadah Qurban adalah sebagai berikut;

  • Qurban merupakan salah satu pintu untuk Bertaqarrub (mendekatkan diri) kepada Allah SWT.

Daging-daging unta dan darahnya itu sekali-kali tidak dapat mencapai (keridaan) Allah, tetapi ketakwaan dari kamulah yang dapat mencapainya. Demikianlah Allah telah menundukkannya untuk kamu supaya kamu mengagungkan Allah terhadap hidayah-Nya kepada kamu. Dan berilah kabar gembira kepada orang-orang yang berbuat baik“. (QS. al-Ĥajj: 37).

  • Bersyukur kepada Allah atas nikmat kehidupan yang telah diberikan.
  • Merupakan bentuk kepatuhan dan Ketaatan pada Allah Swt.
  • Membina ukhuwah islamiyah dengan menanamkan ajaran kasih sayang.
  • Meminimalisir jurang kesenjangan sosial.
    Ibadah qurban tentunya memiliki sisi positif pada aspek sosial, setiap daging qurban nya sebagaimana diketahui akan didistribusikan kepada seluruh kaum muslimin tanpa membeda-bedakan status sosialnya baik ia fakir miskin hingga mampu sekalipun.
  • Sebagai Upaya untuk menghapuskan dosa yang telah lalu.

“Hai Fatimah, berdirilah di sisi kurbanmu dan saksikanlah ia, sesungguhnya titisan darahnya yang pertama itu pengampunan bagimu atas dosa-dosa yang telah lalu.” (Hadist Riwayat Al-Bazzar dan Ibnu Hibban)

Sungguh betapa mulia setiap hikmah yang didapatkan dalam ibadah qurban, selain merupakan ungkapan rasa syukur kepada Allah Swt juga menjadi suatu wadah berbagi antar sesama umat manusia.

Siapa disini yang mau berbagi kebahagiaan? Mau melaksanakan Qurban dengan lebih terjangkau, mudah dan berlipat manfaat? Qurban Pedia hadir dan berkomitemn untuk mewujudkan hal itu.

Jangan sampai melewatkan kesempatan berharga ini. Mari bersama-sama berbagi kebahagian tunaikan ibadah qurban bersama Qurban Pedia.

“Perlu kita ingat.. Qurban bukan BEBAN. Yang beban ituuu qurban perasaan *upsssss… 😊😊

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWSLETTER SIGN-UP

Praesent diam massa, interdum quis ex id.